Penangkapan Bupati Labura, Berpengaruhkah Pada Pencalonan Sang Putra Mahkota?

Labura,NJI – Hangatnya berita tentang penangkapan Bupati Labuhanbatu Utara H.Khairudin Syah Sitorus SE (H.Buyung) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sepertinya akan berpengaruh besar pada pilihan masyarakat dalam Pesta Demokrasi Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati pada 9 Desember nanti. Seperti diketahui salah satu Calon Bupati Labuhanbatu Utara adalah Hendriyanto Sitorus anak kandung dari H.Buyung.
Hal ini telah menjadi berita hangat yang hampir semua orang membicarakannya, karena menurut beberapa lembaga survey,posisi Putra Mahkota berada pada tingkat teratas. Namun seberapa pengaruh kasus penangkapan Bupati Labura pada pilihan masyarakat kelak bisa dilihat dari beberapa tanggapan langsung warga Labura. Pada umumnya masyarakat memberikan tanggapan yang beragam, banyak yang bersyukur dan senang atas penangkapan ini,tapi juga banyak yang kecewa terhadap kasus yang menimpa Bupati mereka.
Pantaslah Pembangunan di wilayah Labuhanbatu Utara tidak begitu banyak dinikmati masyarakat, korupsi sangat merajalela,semoga kasus korupsi lainnya segera terungkap ya,ujar S salah satu warga Labura. Hal senada juga diungkap Jhn warga ledong,kami warga ledong selama ini merasa sangat dianaktirikan oleh pemda.Bagaimana tidak?wilayah kami selama puluhan tahun tidak memiliki akses jalan yang layak pakai,bahkan nyaris seperti kubangan kerbau.Bayangkanlah,puluhan tahun jalan tidak pernah bagus,padahal jalan yang bagus akan berpengaruh besar pada roda perekonomian masyarakat ,tambahnya.
Kami sangat berharaf siapapun yang menjadi Bupati Labuhanbatu Utara kelak bisa memperbaiki jalan didaerah kami.

Seperti diketahui H.Khairuddin syah Sitorus,SE alias H.Buyung Bupati Kabupaten Labuhanbatu Utara ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena Tersangkut kasus dugaan korupsi pengutusan Dana Alokasi Khusus (DAK) APBN-P 2017 dan APBN 2018 untuk Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), Sumatera Utara,. Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Bupati Kharuddin Syah Sitorus alias Haji Buyung dan Puji Suhartono (PJH) swasta, Wabendum PPP tahun 2016-2019, pada hari Selasa (10/11/2020).
(andi K)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *