Polres Karawang Paparkan Capaian Kinerja Sepanjang Tahun 2020

Karawang,NJI – Menjelang akhir tahun 2020, Kepolisian Resort Karawang Polda Jabar melaksanakan konferensi pers dengan awak media terkait capaian kinerja sepanjang tahun 2020, Rabu (30/12/2020).

Kapolres Karawang AKBP. Rama Samtama Putra SIK,MH,MSi dalam konferensi pers mengungkapkan, sejak awal tahun 2020 hingga 31 Desember 2020, dalam situasi di tengah pandemi covid 19, pihaknya melakukan antisipasi dan mengatasi setiap perkembangan ancaman atau gangguan kamtibmas melalui pembinaan dan penegakan hukum.
” Kami mengedepankan upaya preemtif (penangkalan) dan persuasif (pencegahan), namun tetap tegas atau tidak mentolerir setiap pelanggaran hukum yang terjadi, sehingga situasi kamtibmas tetap kondusif,” terang Kapolres.

Dijelaskan Kapolres, seperti halnya dalam menangani dan mencegah covid 19, pihaknya melakukan operasi yustisi, menggiatkan protokol kesehatan di semua elemen masyarakat.

Sementara menyoal Jumlah Tindak Pidana (JTP) sepanjang tahun 2020 sebanyak 1425 kasus. Jika dibandingkan pada tahun 2019 sebanyak 1347 kasus, sehingga terjadi peningkatan 78 kasus. Sedangkan Jumlah Penyelesaian Tindak Pidana (JPTP) pada tahun 2019 sebanyak 1121 kasus. Namun pada tahun 2020 penyelesaian mencapai 1211 kasus, sehingga penyelesaian mengalami peningkatan 90 kasus.

Untuk jumlah tindak pidana penyalahgunaan narkoba tahun 2020 sebanyak 207 perkara.Jika dibandingkan tahun 2019 sebanyak 211 perkara. Jadi mengalami penurunan sebanyak 4 perkara atau mencapai 1,89 persen.

Jumlah penyelesaian perkara narkoba pada tahun 2020 sebanyak 260 perkara dan tahun 2019 sebanyak 211 perkara. Dilihat dari jumlah tersebut mengalami peningkatan sebanyak 49 perkara. atau mencapai 23 persen.”Jumlah tersangka pada tahun 2020 sebanyak 247 tersangka. Namun pada tahun 2019 sebanyak 258 tersangka, sehingga mengalami penurunan sebanyak 11 perkara atau 4,45 persen,”urai Kapolres.

Disampaikan, jumlah barang bukti pada tahun 2020 terdiri dari ganja sebesar 7 kg 280,61 gram, sabu sabu 2 kg 392,375 gram, tembakau gorila 204,48 gram, Extasi 2062 1/2 butir, Heximer 23.720 butir,Dextro 1086 butir, Tramadol 8513 butir, AlpraZolam 1147 butir dan Riklona 155 butir.

Pada tahun 2019 jumlah barang bukti meliputi ganja sebanyak 79 kg 131,58 gram, sabu sabu 1 kg 513,45 gram, tembakau gorila 79,90 gram, extasi nihil, heximer 26.495 butir, dextro 7000 butir, tramadol, 17.873 butir,trihexphenidyl 748 butir, doble Y 678 butir,aprazolam 618 butir,riklona 121 butir dan merlopam 80 butir.

Disebutkan, pelanggaran lalulintas (lalin) pada tahun 2020 sebanyak 14.674 pelanggaran. Namun pelanggaran lalin tahun 2019 sebanyak 45.409 pelanggaran. Hal ini mengalami penurunan sebanyak 30.735 atau 67,68 persen. Sebab dalam masa pandemi covid 19 tindakan tilang tersebut dikurangi.

Jumlah kecelakaan lalin, sambung Kapolres, pada tahun 2020 mencapai 715 kecelakaan dan tahun 2019 sebanyak 841 kecelakaan, sehingga mengalami penurunan sebanyak 126 kecelakaan atau 14,9 persen.

Korban laka meninggal dunia tahun 2019 sebanyak 290 orang. Bilamana dibandingkan pada tahun 2020 sebanyak 214 orang,sehingga mengalami penurunan mencapai 26,2 persen atau 76 orang.

Korban laka luka berat tahun 2019 sebanyak 49 orang, namun pada tahun 2020 sebanyak 75 orang, sehingga mengalami kenaikan 47,1 persen atau 26 orang. Untuk korban luka ringan tahun 2019 sebanyak 802 orang dan tahun 2020 mencapai 673 orang atau menurun sekitar 16,1 atau 129 orang.

Kapolres menambahkan, untuk permasalahan yang terjadi selama tahapan pilkada tahun 2020 yang menjadi temuan Bawaslu meliputi pelanggaran protokol kesehatan selama pelaksanaan masa kampanye. Selain itu adanya dugaan money politik yang telah dilaporkan LSM NKRI. Namun pelaporan tersebut dihentikan karena tidak memiliki cukup bukti.

Pada kesempatan itu, usai konferensi pers, Polres Karawang membagikan masker, hand sanitiser, sarung tangan, vitamin, dan minuman soft drink kesehatan buat para awak media. (BOB)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *