PN Indramayu Salah Eksekusi Lahan Persawahan di Desa Sidodadi

Indramayu,NJI – Desa Sidodadi Kecamatan Haurgeulis Kabupaten Indramayu Provinsi Jawa Barat, Pengadilan Negeri (PN) Indramayu melalui juru sita eksekusi, Sugiri, SH. lahan sawah seluas 14.000m2 (empat belas ribu meter persegi) di area Blok Kandang ayam salah tempat eksekusi dengan nomor persil 161 sedangkan lahan sawah yang semestinya di eksekusi adalah di persil nomor 162.

Permohonan penggugat, Suratno (32) Warga Desa Cilandak Kecamatan Anjatan – Indramayu, dan yang tergugat, Sopari mantan Kuwu Desa Sidodadi, dengan keputusan perkara nomor : 19/Pdt.G/2012/PN. Im, Sugiri membacakan adanya keputusan itu yang dimenangkan oleh Suratno, bahwa dalam keputusan PN Indramayu telah mengabulkan permohonan penggugat, ” Ungkapnya, Kamis 21/1/2021.

Awal penggugat membeli lahan sawah seluas 14.000m2 itu dari Sopari di persil 162 kelas S. III di Blok Kandang ayam dengan diterbitkan Akta Jual Beli (AJB) nomor 36 hingga 39/2011, tertanggal 20 juli 2011. Dan Suratno mengajukan perkara gugatan tertanggal 4 Mei 2012, yang telah didaftarkan di PN Indramayu.

Namun ketika eksekusi hendak dilakukan oleh juru sita PN, ada kendala penolakan oleh Kepala Desa (Kades) atau Kuwu Desa Sidodadi H. Komarudin beserta warganya, penolakan itu atas adanya kesalahan tempat eksekusi. ” yang semestinya lahan persawahan yang hendak dieksekusi adalah di persil 162, kok kenapa yang diadakan eksekusi di persil 161, jelas ini salah kaprah dalam pengeksekusian oleh PN Indramayu ,” terangnya.

Lanjut H. Komarudin selaku Kuwu di Desa Sidodadi, menghimbau kepada warganya, ” kepada warga agar jangan ada yang berbuat anarkis karena hal itu dapat mengakibatkan perkara baru atau ada sanksi hukumnya. Kami atas nama Pemerintah Desa (Pemdes) akan menindak lanjuti atau meluruskan adanya pengeksekusian yang salah itu, ” tegas Kuwu. (Yana BS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *