Pengusaha H. Mamad dengan Berani Mendirikan Bangunan Kandang Ayam Tanpa IMB

Indramayu,NJI – Bangunan kandang ayam yang tengah dibangun oleh H. Mamad   warga Desa Sukamelang Kecamatan Kroya seluas 8000m² di blok Mungkuk Rt 07/Rw 02  sebelah utara pemakaman umum Desa Temiyangsari  Kecamatan Kroya Kabupaten Indramayu menuai masalah, pasalnya bangunan itu didirikan di atas tanah yang bermasalah dan tidak ada IMB nya.

Sesuai dengan putusan sidang pengadilan negeri Indramayu nomor 25/P.dt.G/2017/PN : Idm. Surat tanah berupa Girik No 2876 persil 223, bahwa tanah tersebut pemilik sahnya atas nama Rusli Wahyudi yang beralamat Jl. Seha No 6 Rt06/10, Kebayoran lama Jakarta Selatan.

Diduga  dari keterangan Drs. Iriyanto warga Desa Temiyangsari dan warga setempat lainnya, bahwa H. Mamad membeli tanah dari Nyi Waridah dan diduga pula tanah tersebut sertifikatnya palsu karena berbeda di letter C dan lokasi Desanya.

“Kegiatan pembangunan proyek kandang ayam tersebut sudah jelas-jelas menyalahi aturan, Diduga bangunan kandang ayam itu belum ada ijin/rekomendasi dari Dinas Pertanian Indramayu, belum ada ijin/rekomendasi dari Dinas Peternakan, belum ada rekomendasi dari Dinas Lingkungan Hidup, dan belum ada Analisis dampak dan lingkungan (AMDAL)  dan persetujuan dari warga sekitarnya yaitu Blok mungkuk, Blok Gebur, Blok Surapetung  yang diatur sesuai Peraturan Menteri Pertanian No. 406/KPTS/ORG/6/1980. Hal itu sangat jelas adanya Pelanggaran Hukum dan akan kami kawal kasus ini sampai tuntas, “kata Drs. Iriyanto warga Desa Temiyangsari Blok Gebur Rt03/01 Ni 56, (Ketua DPC LSM AKI Indramayu /Anti Korupsi Indonesia), Jumat (15/01/2021).

” Masih menurut Drs. Iriyanto, pihak pemilik tanah yang sah meminta ketegasan hukum dari APH dan stakeholder setempat untuk segera mengusut dan menindak tegas dan mendorong Satpol PP Indramayu menjalankan tupoksinya untuk membongkar bangunan kandang ayam tersebut, ” Tutupnya. (Ikhwan/Yana BS).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *