Konferensi Pers Polres Labuhanbatu, Hadirkan Puluhan Tersangka Berikut Barang Bukti Hasil Kejahatan

Labuhanbatu-NJI– Pihak Polres Labuhanbatu beserta jajaran mengadakan Konferensi pers tentang pengungkapan Kasus tindak kejahatan yang bertempat Di Halaman Mapolres Labuhanbatu pada jumat (11/09/2020). Pemaparan yang dipimpin langsung Oleh Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan, mengatakan setidaknya ada 4 tersangka yang terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas di kaki para tersangka, karena melakukan perlawanan saat akan ditangkap oleh petugas.

Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan memaparkan beberapa Kasus Yang diungkap oleh jajaran Polres Labuhanbatu, yakni sebagai berikut.

Dari periode 11 Agustus 2020 – 10 September 2020, polisi mengamankan 11 tersangka tindak pidana premanisme dengan barang bukti sepeda motor, uang tunai, kampak, dompet warna coklat, tas selempang, bendera merah putih atau dengan kerugian yang dialami korban sekitar Rp 11.737.000.

“Pengungkapan kasus 3C, Operasi Kancil Toba 2020 dan premanisme, kita mengungkap 57 kasus dengan 69 tersangka. Total kerugian keseluruhan kasus ini sekitar Rp 572.554.000,” papar Kapolres.
Adapun Operasi Kancil Toba 2020 yang digelar 28 Agustus – 10 September 2020 dengan sasaran pencurian kendaraan bermotor dan penadah, 26 kasus berhasil diungkap, berserta 27 tersangkanya dan 2 tersangka residivis kasus curanmor yang terdiri dari 24 pelaku utama curanmor dan 3 penadah.
“Dari 26 kasus yang berhasil diungkap, total kerugian ditaksir sebesar Rp. 259.200.000,” terangnya.
Sedangkan barang bukti yang diamankan, yakni 28 unit sepeda motor, 1 buah STNK sepeda motor, 1 buah BPKB sepeda motor, 1 buah kunci pas cabang 3, 1 buah kunci L, 1 buah kunci T, 1 buah tang, 1 buah linggis, 1 bilah parang, 1 pasang sendal jepit dan 1 potong besi.
“Dari perkara ini, petugas melakukan tindakan tegas dan terukur terhadap 4 tersangka, karena terdapat ancaman yang membahayakan keselamatan petugas dengan cara memberi tembakan ke arah kaki tersangka untuk menghentikan ancaman tersebut,” terang Kapolres.
Sementara itu, pada pengungkapan kasus 3C, 23 kasus berhasil diungkap berikut dengan 31 tersangkanya. Di mana, untuk curat terdapat 4 kasus dengan 4 tersangka, 16 kasus curat dengan 24 tersangka dan 3 kasus curanmor dengan 3 tersangka.
“Jumlah kerugian dari 23 kasus yang berhasil diungkap kurang lebih sekitar Rp 301.617.000,” ucapnya.
Perkara ini juga turut diamankan 8 unit sepeda motor, 1 buah STNK sepeda motor, 1 buah BPKB sepeda motor, 1 buah kunci pas cabang 3, 1 buah kunci L, 1 buah kunci T, 1 buah tang, 1 buah linggis, 1 buah martil, 4 pasang daun jendela, 1 buah besi, 1 potong kunci ring 14, 20 buah tabung gas 3 kg, 5 unit handphone, 740 batang bibit sawit, 2 unit TV dan puluhan bungkus rokok.(Andi K)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *