Ketua Apdesi Sukarya WK Berikan Pesan Kepada Kades yang Baru

]

Karawang,NJI – Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Karawang Sukarya WK mengucapkan selamat kepada para kepala desa yang baru saja dilantik secara resmi oleh Bupati Karawang dr.Cellica Nurrachadiana. “Saya ucapkan selamat kepada kades yang baru dan selamat bekerja,”ucap Sukarya WK kepada awak media saat serah terima jabatan (sertijab) 7 desa dari pejabat kades yang lama kepada kades yang terpilih yang ada diwilayah Kecamatan Telukjambe Barat.,Jumat sore (23/04/2021).

Ia berpesan, kita sebagai kepala desa harus memberikan pelayanan yang terbaik buat masyarakat. Bukanya kita harus dilayani oleh masyarakat, melainkan kita harus melayani masyarakat. Makanya kita sebagai perangkat desa dan pemerintah desa harus dapat menunjukan kinerja yang maksimal, sehingga kepercayaan masyarakat makin besar terhadap aparat pemerintah desa. “Kita harus terjun langsung ke masyarakat didasari pemikiran yang objektif untuk kepentingan masyarakat,”ucap Sukarya WK.

Ia juga tidak menghendaki dari kepala desa yang baru ada yang terjerat permasalahan hukum gara gara penyalahgunaan dana desa atau masalah lainya. Masyarakat sekarang sangat kritis terhadap situasi dan kondisi. Jadi jika ada permasalahan di desa dapat diselesaikan atau dikomunikasikan bersama seluruh jajaran aparatur desa. Pihak Apdesi juga bersedia membantu menyelesaikan permasalahan yang ada di desa. “Apdesi merupakan wadah organisasi bagi para kepala desa. Jadi kami bersedia jika kades yang baru ingin menanyakan segala sesuatu tentang desa,”tandas Sukarya WK.

Menurut Sukarya WK, mayoritas di Indonesia ini adalah pemerintah desa, bukan pakar. Untuk itu pemerintah daerah, provinsi hingga pemerintah pusat senantiasa memperhatikan desa.

Diharapkan terkait untuk kepentingan desa jangan diabaikan. Karena kita berhubungan langsung dengan masyarakat. Salah satu contoh, masalah anggaran covid, Dinas Dinsos dinilainya tumpang tindih karena mereka tidak pernah turun langsung ke lapangan.

Selain itu contoh lainya, dana untuk isolasi mandiri itu harus dari dana desa dan tidak mungkin dana itu diambil dari pos lain, kecuali desa yang ada diwilayah industri. Tentunya ada masukan dari APBDes. “Tapi persoalan tidak sesederhana itu, lahanya ada nggak?”imbuh Sukarya WK. (BOB)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *