Kapolres Labuhanbatu Undang Koko Ardiansyah Paskibra Yang Tersingkir

 

Rantauprapat,NJI – Setelah Viralnya berita mengenai Koko ardiansyah warga Dusun Pagar Sari Desa Kampung Baru Kecamatan Bilah Barat  Kabupaten Labuhanbatu Sumatera Utara yang tersingkir dari Paskibra Labuhanbatu, dan ternyata digantikan oleh anak pejabat daerah. Hal ini mengundang banyaknya reaksi dari masyarakat Labuhanbatu maupun warganet.

Koko adalah seorang anak yatim dan diasuh oleh ibunya yang bekerja sebagai tukang cuci dan menggosok keliling yang merasa sangat kecewa dan sedih. Bagaimana tidak, dia telah membuat persiapan yang matang dan ibunya juga telah menempahkan bajunya dengan modal pinjaman dari tetangga tutur salah seorang teman koko.

Koko Ardiansyah adalah seorang pelajar yang duduk di kelas 12 SMK Negeri 2 Rantauprapat, dia merupakan salah satu siswa yang aktif dalam kegiatan di sekolah dan pernah meraih prestasi juara 3 bola voli tingkat sekolah SMK. Dia juga termasuk siswa yang pintar dan berprestasi, walaupun berasal dari keluarga kurang mampu.

Berita mengenai koko bergulir dan sampai juga ke Menpora Imam Nahrawi yang sedang menunaikan ibadah haji ke tanah suci. Imam yang langsung melakukan video Call dengan koko mengklarifikasi masalah ini langsung dan berjanji akan menanyakan masalah ini kepada panitia dan Dispora Labuhanbatu.

Dahlan Bukhari yang merupakan ketua DPRD Kabupaten Labuhanbatu juga ikut bereaksi. Dia menyatakan bahwa ini menguji rasa kemanusiaan kita, kita tidak ingin merayakan bahwa yang punya kekuasaan akan menindas yang tak punya kuasa. Saya sarankan kepada Pemkab dalam hal ini Dispora,berilah kejujuran dan keterbukaan terhadap masalah ini. Jangan jadikan masalah ini menjadi kesimpulan bahwa kekuatan politik bisa bekerja dengan sesuka hatinya. Marilah berpihak pada moralitas dan kemanusiaan karena disitulah kita bisa bertindak adil.

Kapolres Labuhanbatu AKBP Frido Situmorang,SH.SIK juga ikut bereaksi atas viralnya masalah koko, beliau kemudian mengundang Koko Ardiansyah, Kamis (15/8/2019) untuk memberikan motivasi kepada koko agar memperoleh semangat paska dicoretnya nama koko sebagai anggota paskibra Labuhanbatu dan disebut – sebut dikalahkan oleh Doni anak dari Plt.Bupati Labuhanbatu,yang tiba tiba masuk tanpa melalui proaes seleksi panitia.

AKBP  Frido Situmorang mengaku mengundang Koko ke kantornya agar dapat mengenal  sosok Koko lebih jauh  serta ingin membangkitkan kembali semangatnya agar tetap kuat dan belajar lebih giat lagi.

Pada saat bertemu dengan Koko, Kapolres Labuhanbatu menawarkan Koko Ardiansyah agar bersedia menjadi pasukan pengibar bendera (Paskibra) merah putih pada HUT ke 74 Kemerdekaan Republik Indonesia di Mapolres bersama personel kepolisian dan Frido juga menawarkan untuk membantu uang keperluan pendidikan Koko.

“Ini hanya sebagai motivasi untuk Koko agar terus semangat mencapai cita-citanya,” ungkap Kapolres .

“Yang paling terpenting kamu harus semangat, karena kegagalan bukanlah masalah, tapi bagaimana kegagalan itu kita jadikan motivasi untuk menggapai keberhasilan yang lebih gemilang,” jelas AKBP Frido Situmorang.

Koko Ardiansyah menyampaikan ucapan terimakasih kepada Kapolres Labuhanbatu atas undangannya dan atas segala bantuannya.

” Saya tidak tahu bilang apa, yang jelas saya sangat berterimakasih atas undang Bapak Kapolres, ini adalah suatu kebanggaan dan penghargaan tersendiri bagi pribadi saya dan keluarga kami,” jelas Koko.

Koko juga menyampaikan kalau dirinya  sudah  ikhlas dengan semuanya dan saya akan tetap semangat untuk terus belajar.

Terkait tawaran kapolres Labuhanbatu tersebut Koko Ardiasyah mengaku sangat termotivasi walau pun merasa tidak sanggup.

“Namun saya merasa tidak sanggup dan mudah-mudahan motivasi yang bapak berikan dapat membuat saya lebih semangat ke depannya,” terang Koko.(Andi k)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *