Darurat Narkoba di Labuhanbatu Raya, DPD GANN Sumut Serahkan Mandat GANN Labuhanbatu

Labuhanbatu,NJI – Menyikapi keluhan dari seluruh elemen masyarakat Kabupaten Labuhanbatu Raya pada khususnya mengenai maraknya peredaran gelap narkoba yang telah merambah anak usia sekolah, Azwar Hasibuan selaku ketua DPD Generasi Anti Narkotika Nasional (GANN) melalui Sekretaris DPD GANN Sumatera utara Nursal menyerahkan mandat pembentukan DPC GANN Kabupaten Labuhanbatu kepada ketua GANN kabupaten Labuhanbatu Agus Sudarwanto yang diterima melalui Sekretaris Andi Kusnandar yang bertempat di kantor DPD GANN di jalan HM. Jhoni No. 48 AB medan pada jumat (9/8/2019). Penyerahan mandat tersebut juga dihadiri oleh Bendahara DPD GANN Sumut Alwin dan bendahara Gann Labuhanbatu Alman Efendi,serta Waket GANN labuhanbatu Hendri wijaya.

Pembentukan DPC GANN Kabupaten Labuhanbatu ini diharafkan dapat membantu pemerintah dan BNN khususnya dalam upaya mensukseskan program P4GN yang telah dicanangkan pemerintah dalam upaya menindaklanjuti status negara yang sudah darurat narkoba. GANN sebagai salah satu organisasi penggiat anti narkoba diharafkan dapat bersinergi dengan aparat dan pihak terkait dalam memberantas peredaran gelap narkoba.

Agus Sudarwanto sebagai ketua DPC GANN kabupaten Labuhanbatu mengatakan bahwa amanah yang diberikan kepadanya adalah merupakan tugas berat yang harus dilaksanakan. Hal ini penting kita lakukan karena ini merupakan tugas kemanusiaan untuk menyelamatkan generasi muda kabupaten labuhanbatu khususnya dari bahaya penyalahgunaan narkoba. Hal tersebut juga diamini oleh Andi kusnandar selaku sekretaris Gann labuhanbatu,narkoba adalah kejahatan yang sangat sangat sangat luar biasa, kenapa luar biasa? karena tidak ada satupun golongan masyarakat yang tidak terpapar narkoba,semua bisa terkena. Kita perlu cara yang juga luar biasa untuk menanggulanginya. Iman adalah modal utama untuk menangkal diri dari narkoba, pola hidup sehat dan pergaulan yang positif juga ikut menentukan.

Perlu diketahui menurut catatan BNN, Sumut menduduki peringkat kedua sebagai pengguna narkoba setelah DKI Jakarta. Penelitian yang pernah dilakukan BNN dan UI menunjukkan angka pengguna narkotika di Sumut mencapai 250 ribu orang dan tersebar di seluruh wilayah Sumut.Hal ini tentu saja sudah sangat mengkhawatirkan, dan perlu adanya upaya bersama antara aparat bersama penggiat anti narkoba dan masyarakat luas untuk mengambil langkah dalam perang terhadap narkoba. (andi k)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *