Tim Gabungan Intel TNI AD Bekuk Pengedar Narkoba

 

 

Labuhanbatu,NJI – Tim Gabungan Intel TNI AD, terdiri dari Deninteldam I/BB, Tim Intelrem 022/PT dan Unit Inteldim 0209/LB, berhasil meringkus ST terduga pengedar narkoba jenis ekstasi di lokasi Karaoke One Heart di Jalan By Pass H Adam Malik Rantau Prapat Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, Juma’at (1/2/2019) sekira Pukul 23.15 WIB.

Menurut keterangan  Pasintel Kodim 0209/LB Kapten Inf Agus Daulay, kepada Awak Media saat dikonfirmasi Via Seluler, Sabtu (2/2/2019), Dandim 0209/LB Letkol Inf Santoso mengatakan, bahwa sesuai informasi yang diterima dari masyarakat, sekira Pukul 20.00 WIB, bahwa sering terjadi Transaksi Narkotika jenis Pil Ekstasi di Karaoke One Heart. Atas dasar informasi tersebut, Team Gabungan dari Den-Inteldam I/BB , Tim Intelrem 022/PT, Unit Inteldim 0209/LB selanjutnya melaksanakan brifing guna melakukan penyelidikan. Dan Sekira Pukul 21.30 WIB, Team Gabungan menuju ke sasaran dan menyewa salah satu Ruangan Karaoke (Under Cover).

“Pada Pukul 23.00 WIB, 2 orang dari Personel Tim Gabungan keluar dari ruangan Karaoke mencoba membeli Narkotika jenis Ekstasi kepada Tersangka ST yang menurut informasi adalah Pengedar Pil Ekstasi di lokasi tersebut”, kata Agus.

Tak berselang lama, lanjut Kapten Agus, tersangka ST menyerahkan 10 (Sepuluh) Butir Pil Ekstasi kepada salah seorang Team Gabungan. Dan saat itu juga langsung dilakukan Penangkapan (Tangkap Tangan) terhadap ST (34) warga Gunting Saga Kecamatan Kualuh Selatan Kabupaten Labuhanbatu Utara.

Pada penangkapan tersebut Tim gabungan Intel TNI berhasil mengamankan barang bukti di tempat kejadian perkara ( TKP ) berupa :

1.  1 unit HP merek Mito warna hitam
2.  1 unit HP merek Nokia warna hitam
3.  1 unit HP merek Vivo warna putih
4.  36 butir pil ekstasi ( 14 butir warna merah cap huruf S, 22 butir warna hijau abu rokok cap huruf R)
5.  9 butir pil Halima/erimin 5 (Happy Five)
6.  1 buah KTP An. Sahmuda Sopyan Tambunan
7.  2 buah plastik klip putih ukuran kecil.
8.  1 buah Tas sandang warna hitam
9.  1 buah Dompet warna coklat
10. Uang pecahan Rp.100.000 X 19 lembar= Rp.1.900.000,-
11. Uang pecahan Rp. 50.000 X 21 lembar= Rp. 1.050.000,-
12. Uang pecahan Rp. 20.000 X 9 lembar= Rp. 180.000,-
13. Uang pecahan Rp. 10.000 X 29 lembar = Rp. 290.000,-
14. Uang pecahan Rp.5000 X 27 lembar = Rp.135.000,-
15. Uang pecahan Rp. 2000 X 28 lembar = Rp. 56.000,-
16. Uang pecahan Rp. 1000 X 13 lembar= Rp. 13.000,-
(Total jumlah uang Rp. 3.624.000,-)
17. 1 bungkus rokok Marlboro black
18. 3 buah Kunci sepeda motor.

“Tersangka dan barang bukti kemudian diamankan di Kantor Unit Intel Kodim 0209 Labuhanbatu”, sebut Agus.

Informasi yang diperoleh melalui Group Waths App Turn Back Hoax, berdasarkan Administrasi Perijinan tercantum Pemilik Karaoke One Heart adalah AT (37) warga Jalan Baru (H Adam Malik) Rantauprapat. Namun, informasi lain menyebutkan bahwa pemilik Karaoke tersebut adalah JST (Oknum Pecatan TNI AD Dugaan Kasus Tindak Pidana Penipuan).

“JST sudah dipecat. Sewaktu di lokasi, keberadaan JST tidak di

tempat. Tersangka saat ini sudah dilimpahkan ke Polres Labuhanbatu.” tutup Kapten Agus kepada Awak Media.

Kapolres Labuhanbatu AKBP Frido Situmorang SH SIK melalui Kasat Reserse Narkoba AKP I Kadek Hery Cahyadi membenarkan, bahwa tersangka ST beserta Barang Bukti telah dilimpahkan ke Polres Labuhanbatu.

Beliau membenarkan bahwa Tersangka dan Barang Bukti sudah Kami terima tadi sore,(andi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *