300 Hektar 23 Tahun Tanah PT. Latunrung, BPN Luwu Timur: Indikasi Penelantaran


NJI Sulsel – Terkait penelantaran lahan seluas ± 300 hektar oleh PT. Latunrung yang masuk kawasan dua desa, yakni Wewangriu dan Pasi-pasi selama kurun waktu 23 tahun hingga kini diketahui sebanyak lebih dari 300 kepala keluarga mengaku menempati lahan tersebut.

LSM Aspirasi yang ditunjuk sebagai pendamping masyarakat Luwu Timur, hingga saat ini diketahui terus bergerak untuk memperjuangkan harapan masyarakat, dengan mengembalikan tanah penelantaran oleh PT. Latunrung kepada yang berhak.

Saat dilokasi, Ketua LSM Aspirasi, Kabid Sengketa, Kabag Pemerintahan dan Kepala Desa Pasi-Pasi beserta warga terlihat memenuhi lokasi lahan HGU PT. Latunrung yang diklaim telah ditelantarkan.

Saat dikonfirmasi dilokasi, Kepala Bidang Sengketa, Andi Pangeran memberikan Statement bahwa lokasi tersebut disinyalir memang telah ditelantarkan.


“Apa yang telah dilakukan oleh masyarakat melalui LSM sebagai pendamping sudah tepat, saya melihat ini ada indikasi penelantaran oleh PT. Latunrung dan secepatnya kami akan buat berita acara. Paling lambat seminggu”, ungkap Andi Pangeran (12/04).

Hingga berita ini diturunkan, pihak PT. Latunrung belum dapat dikonfirmasi. (albar)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *